<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title><![CDATA[Ngoding Kuy]]></title><description><![CDATA[Ngoding Kuy]]></description><link>https://ngodingkuy.sakarioka.com</link><generator>RSS for Node</generator><lastBuildDate>Fri, 05 Jun 2026 20:53:13 GMT</lastBuildDate><atom:link href="https://ngodingkuy.sakarioka.com/rss.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><language><![CDATA[en]]></language><ttl>60</ttl><item><title><![CDATA[Cara mudah untuk membuat Custom Page di sistem yang sudah lama]]></title><description><![CDATA[Mungkin kalian pernah menerima project untuk melakukan update atau kustomisasi halaman baru pada sebuah website yang bisa dibilang sudah cukup lawas. Contohnya, project tersebut masih menggunakan PHP 5.
Di sisi lain, skill yang kalian miliki saat ini...]]></description><link>https://ngodingkuy.sakarioka.com/cara-mudah-untuk-membuat-custom-page-di-sistem-yang-sudah-lama</link><guid isPermaLink="true">https://ngodingkuy.sakarioka.com/cara-mudah-untuk-membuat-custom-page-di-sistem-yang-sudah-lama</guid><category><![CDATA[custom page]]></category><dc:creator><![CDATA[Saka Mahendra]]></dc:creator><pubDate>Sun, 14 Dec 2025 00:00:27 GMT</pubDate><enclosure url="https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1765641436005/23e86f17-9bd5-47ee-8fb2-78c0e533be18.png" length="0" type="image/jpeg"/><content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin kalian pernah menerima project untuk melakukan update atau kustomisasi halaman baru pada sebuah website yang bisa dibilang <strong>sudah cukup lawas</strong>. Contohnya, project tersebut masih menggunakan <strong>PHP 5</strong>.</p>
<p>Di sisi lain, skill yang kalian miliki saat ini mungkin sudah terbiasa dengan teknologi yang lebih baru seperti <strong>Laravel</strong>, <strong>CodeIgniter versi terbaru</strong>, atau bahkan framework lain yang membutuhkan <strong>PHP 8</strong>.</p>
<p>Tenang, bukan berarti project seperti ini tidak bisa dikerjakan.</p>
<p>Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah <strong>memisahkan (partisi) folder tertentu</strong> agar bisa menggunakan versi PHP yang berbeda sesuai kebutuhan. Dengan cara ini, kalian tetap bisa menggunakan teknologi modern tanpa harus mengubah keseluruhan sistem lama.</p>
<p>Sebagai contoh, kalian diminta untuk menambahkan <strong>halaman blog</strong> ke website tersebut. Daripada memaksakan sistem lama, kalian bisa menggunakan tools atau library yang lebih siap pakai, seperti <strong>WordPress</strong>.</p>
<p>Langkah yang perlu dilakukan cukup sederhana:</p>
<ol>
<li><p>Tambahkan folder baru, misalnya dengan nama <code>blog</code>, di root folder website.</p>
</li>
<li><p>Install WordPress di dalam folder tersebut.</p>
</li>
<li><p>Pastikan folder tersebut dikonfigurasi untuk menggunakan versi PHP yang sesuai (misalnya PHP 8).</p>
</li>
</ol>
<p>Setelah itu, halaman blog bisa langsung diakses melalui URL:</p>
<pre><code class="lang-http"><span class="hljs-attribute">https://namawebsite.com/blog</span>
</code></pre>
<p>Dengan pendekatan seperti ini, kalian punya lebih banyak fleksibilitas untuk melakukan pengembangan dan pembaruan sistem, tanpa harus merombak project lama secara keseluruhan. <strong>Win-win solution</strong> untuk developer dan klien. 🚀</p>
]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Cara Mendapatkan Database Gratis Menggunakan MongoDB (MongoDB Atlas)]]></title><description><![CDATA[Kalau kamu sedang membangun aplikasi — entah itu untuk web, mobile, atau proyek iseng — pasti butuh database. Kabar baiknya, MongoDB menyediakan layanan cloud gratis lewat MongoDB Atlas yang bisa kamu pakai tanpa bayar sepeser pun. Cocok buat belajar...]]></description><link>https://ngodingkuy.sakarioka.com/cara-mendapatkan-database-gratis-menggunakan-mongodb-mongodb-atlas</link><guid isPermaLink="true">https://ngodingkuy.sakarioka.com/cara-mendapatkan-database-gratis-menggunakan-mongodb-mongodb-atlas</guid><category><![CDATA[Databases]]></category><category><![CDATA[MongoDB]]></category><dc:creator><![CDATA[Saka Mahendra]]></dc:creator><pubDate>Sat, 13 Dec 2025 00:00:21 GMT</pubDate><enclosure url="https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1765563300800/31c7fee3-55ed-4fe6-bdfa-1f549dbed7b7.png" length="0" type="image/jpeg"/><content:encoded><![CDATA[<p>Kalau kamu sedang membangun aplikasi — entah itu untuk web, mobile, atau proyek iseng — pasti butuh database. Kabar baiknya, MongoDB menyediakan layanan cloud gratis lewat <strong>MongoDB Atlas</strong> yang bisa kamu pakai tanpa bayar sepeser pun. Cocok buat belajar, testing, atau project kecil.</p>
<p>Dalam artikel ini, kita bakal bahas step-by-step cara mendapatkan database gratis di MongoDB, lengkap dengan tips pemula biar kamu nggak bingung.</p>
<hr />
<h2 id="heading-1-apa-itu-mongodb-atlas">1. Apa Itu MongoDB Atlas?</h2>
<p>MongoDB Atlas adalah layanan cloud resmi dari MongoDB yang mengelola database kamu secara otomatis. Jadi:</p>
<ul>
<li><p>nggak perlu install database di server</p>
</li>
<li><p>punya fitur backup otomatis</p>
</li>
<li><p>aman dan scalable</p>
</li>
<li><p>ada tier <strong>FREE</strong> (Shared M0 Cluster)</p>
</li>
</ul>
<h2 id="heading-2-daftar-akun-mongodb">2. Daftar Akun MongoDB</h2>
<ol>
<li><p>Buka situs MongoDB Atlas. <a target="_blank" href="https://www.mongodb.com/cloud/atlas/register">(Register)</a></p>
</li>
<li><p>Kamu bisa daftar pakai email atau Google.</p>
</li>
<li><p>Setelah itu verifikasi email kamu.</p>
</li>
</ol>
<h2 id="heading-3-buat-project-baru">3. Buat Project Baru</h2>
<p>Setelah login:</p>
<ol>
<li><p>Klik <strong>Projects &gt; New Project</strong></p>
<p> <img src="https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1765517121742/d1245879-ba74-4f3d-b68e-799d1c198fb6.png" alt class="image--center mx-auto" /></p>
</li>
<li><p>Beri nama project kamu (misal: <code>my-database</code>)</p>
</li>
<li><p>Klik <strong>Create Deployment</strong></p>
<p> <img src="https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1765517354308/79f05be0-ea5f-4b51-b363-71d7681ed32c.png" alt class="image--center mx-auto" /></p>
<p> <img src="https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1765517462993/7f668b9f-2ba0-49dc-8f95-4e0af19b7570.png" alt class="image--center mx-auto" /></p>
</li>
</ol>
<h2 id="heading-4-connect-ke-database">4. Connect ke Database</h2>
<p>Setelah cluster siap, klik <strong>Connect</strong>.</p>
<p>Pilih salah satu:</p>
<ul>
<li><strong>Connect with Node.js</strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Connect with VS Code Extension</strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Connect using MongoDB Compass</strong> (GUI)</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Connect your application</strong> (string URI)</li>
</ul>
<hr />
<p>MongoDB Atlas jadi opsi favorit banyak developer karena:</p>
<ul>
<li><p>free tier-nya cukup buat belajar</p>
</li>
<li><p>setup cepat</p>
</li>
<li><p>bisa diakses dari mana aja</p>
</li>
<li><p>cocok buat project skala kecil</p>
</li>
</ul>
<p>Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu sudah punya database MongoDB gratis yang siap dipakai kapan saja.</p>
<p>Kalau kamu mau, aku bisa bantu bikin <strong>versi blog yang lebih panjang, SEO-friendly, pakai gaya bahasa santai, atau versi profesional</strong>. Mau versi yang seperti apa?</p>
]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Cara Install PostgreSQL di Linux]]></title><description><![CDATA[Kalau kamu lagi bangun aplikasi yang butuh database kuat, stabil, dan open-source, PostgreSQL hampir selalu masuk daftar rekomendasi. Mulai dari project kecil sampai aplikasi berskala besar, PostgreSQL terkenal karena performanya yang solid dan fitur...]]></description><link>https://ngodingkuy.sakarioka.com/cara-install-postgresql-di-linux</link><guid isPermaLink="true">https://ngodingkuy.sakarioka.com/cara-install-postgresql-di-linux</guid><category><![CDATA[PostgreSQL]]></category><category><![CDATA[Ubuntu]]></category><dc:creator><![CDATA[Saka Mahendra]]></dc:creator><pubDate>Fri, 12 Dec 2025 00:00:20 GMT</pubDate><enclosure url="https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1765467718531/95118021-030c-452c-bd1c-a4c8e87eb8b9.png" length="0" type="image/jpeg"/><content:encoded><![CDATA[<p>Kalau kamu lagi bangun aplikasi yang butuh database kuat, stabil, dan open-source, PostgreSQL hampir selalu masuk daftar rekomendasi. Mulai dari project kecil sampai aplikasi berskala besar, PostgreSQL terkenal karena performanya yang solid dan fitur yang lengkap banget.</p>
<p>Nah, kabar baiknya: instalasi PostgreSQL di Linux itu nggak sesulit kedengarannya. Hampir semua distro Linux — mulai dari Ubuntu, Debian, CentOS, sampai Arch — sudah menyediakan paket PostgreSQL langsung lewat repository resminya. Jadi, kamu bisa siap ngoding hanya dalam beberapa menit.</p>
<p>Di artikel ini, kita bakal bahas langkah-langkah instalasi PostgreSQL di berbagai distro Linux dengan cara yang simpel dan mudah diikuti, bahkan kalau kamu baru mulai belajar server sekalipun. Yuk kita mulai!</p>
<p>Untuk instalasinya disini kita coba untuk install di Ubuntu ya!</p>
<ol>
<li><strong>Update package list</strong></li>
</ol>
<pre><code class="lang-php">sudo apt update
</code></pre>
<ol start="2">
<li><strong>Install PostgreSQL</strong></li>
</ol>
<pre><code class="lang-php">sudo apt install postgresql postgresql-contrib
</code></pre>
<ol start="3">
<li><strong>Cek service status</strong></li>
</ol>
<pre><code class="lang-php">sudo systemctl status postgresql
</code></pre>
<ol start="4">
<li><strong>Ganti ke user PostgreSQL</strong></li>
</ol>
<pre><code class="lang-php">sudo -i -u postgres
</code></pre>
<ol start="5">
<li><strong>Buka konsol PostgreSQL</strong></li>
</ol>
<pre><code class="lang-php">psql
</code></pre>
<p>Menginstall PostgreSQL di Linux sebenarnya nggak serumit yang sering dibayangkan. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu sudah bisa menyiapkan lingkungan database yang stabil, aman, dan siap dipakai untuk berbagai macam kebutuhan aplikasi. Baik kamu developer pemula maupun yang sudah terbiasa ngoprek server, PostgreSQL selalu jadi pilihan andal untuk proyek jangka panjang.</p>
<p>Semoga panduan ini membantu kamu memulai dengan lebih percaya diri. Kalau ada langkah yang bikin bingung atau kamu ingin eksplor fitur PostgreSQL lainnya, tinggal lanjut baca artikel berikutnya atau tanya aja—happy coding! 🚀</p>
]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Menggunakan env file di PHP 5]]></title><description><![CDATA[Terbiasa bekerja dengan .env di PHP versi baru, tapi tiba-tiba dapat project lama yang masih menggunakan PHP 5? Tenang—meskipun PHP 5 belum punya dukungan .env bawaan, kita tetap bisa memuat dan membacanya dengan mudah. Begini caranya.
Membaca file e...]]></description><link>https://ngodingkuy.sakarioka.com/menggunakan-env-file-di-php-5</link><guid isPermaLink="true">https://ngodingkuy.sakarioka.com/menggunakan-env-file-di-php-5</guid><category><![CDATA[PHP]]></category><category><![CDATA[Environment variables]]></category><dc:creator><![CDATA[Saka Mahendra]]></dc:creator><pubDate>Thu, 11 Dec 2025 00:00:25 GMT</pubDate><enclosure url="https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1765445623882/10ad54e3-0c28-4872-a0d2-67434c013678.png" length="0" type="image/jpeg"/><content:encoded><![CDATA[<p>Terbiasa bekerja dengan <code>.env</code> di PHP versi baru, tapi tiba-tiba dapat project lama yang masih menggunakan PHP 5? Tenang—meskipun PHP 5 belum punya dukungan <code>.env</code> bawaan, kita tetap bisa memuat dan membacanya dengan mudah. Begini caranya.</p>
<h3 id="heading-membaca-file-env-secara-manual">Membaca file env secara manual</h3>
<pre><code class="lang-php">$envPath = <span class="hljs-keyword">__DIR__</span> . <span class="hljs-string">'/.env'</span>;

<span class="hljs-keyword">if</span> (!file_exists($envPath)) {
    <span class="hljs-keyword">die</span>(<span class="hljs-string">'.env file not found'</span>);
}

$lines = file($envPath, FILE_IGNORE_NEW_LINES | FILE_SKIP_EMPTY_LINES);

<span class="hljs-keyword">foreach</span> ($lines <span class="hljs-keyword">as</span> $line) {
    <span class="hljs-comment">// Skip comments</span>
    <span class="hljs-keyword">if</span> (strpos(trim($line), <span class="hljs-string">'#'</span>) === <span class="hljs-number">0</span>) {
        <span class="hljs-keyword">continue</span>;
    }

    <span class="hljs-keyword">list</span>($name, $value) = explode(<span class="hljs-string">'='</span>, $line, <span class="hljs-number">2</span>);

    $name = trim($name);
    $value = trim($value);

    <span class="hljs-comment">// Remove optional quotes</span>
    $value = trim($value, <span class="hljs-string">"\"'"</span>);

    putenv(<span class="hljs-string">"<span class="hljs-subst">$name</span>=<span class="hljs-subst">$value</span>"</span>);
    $_ENV[$name] = $value;
    $_SERVER[$name] = $value;
}
</code></pre>
<p>Dalam kode diatas kalian dapat melihat pada akhir semua data pake env akan dimasukkan langsung ke GLOBAL parameter. Dan nantinya kalian bisa menggunakannya seperti dibawah.</p>
<pre><code class="lang-php"><span class="hljs-keyword">echo</span> getenv(<span class="hljs-string">'DB_HOST'</span>);
<span class="hljs-keyword">echo</span> $_ENV[<span class="hljs-string">'DB_HOST'</span>];
</code></pre>
<p>Dengan pendekatan di atas, kita tetap bisa menggunakan konsep <code>.env</code> meski berada di lingkungan PHP 5. Tidak sefleksibel framework modern, tapi cukup untuk kebutuhan konfigurasi dasar. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Menambahkan Tailwind di koding HTML lamamu]]></title><description><![CDATA[Punya proyek lama yang masih pakai HTML dan CSS biasa, tapi sekarang kamu sudah belajar Tailwind CSS dan ingin mencampurnya ke dalam kode lama itu?Mungkin kamu tidak mau membangun ulang semuanya dari awal, atau takut kalau Tailwind nanti bentrok deng...]]></description><link>https://ngodingkuy.sakarioka.com/menambahkan-tailwind-di-koding-html-lamamu</link><guid isPermaLink="true">https://ngodingkuy.sakarioka.com/menambahkan-tailwind-di-koding-html-lamamu</guid><category><![CDATA[HTML]]></category><category><![CDATA[Tailwind CSS]]></category><dc:creator><![CDATA[Saka Mahendra]]></dc:creator><pubDate>Wed, 10 Dec 2025 00:00:39 GMT</pubDate><enclosure url="https://cdn.hashnode.com/res/hashnode/image/upload/v1765445542074/0f8eeb7d-da7c-42c0-bdfe-276bf27ce976.png" length="0" type="image/jpeg"/><content:encoded><![CDATA[<p>Punya proyek lama yang masih pakai HTML dan CSS biasa, tapi sekarang kamu sudah belajar Tailwind CSS dan ingin mencampurnya ke dalam kode lama itu?<br />Mungkin kamu tidak mau membangun ulang semuanya dari awal, atau takut kalau Tailwind nanti bentrok dengan class CSS yang sudah ada.</p>
<p>Kabar baiknya — kamu <strong>bisa</strong> menambahkan Tailwind ke proyek HTML lama dengan aman, bahkan bisa memakai <strong>prefix khusus</strong> supaya tidak berbenturan dengan style lama.</p>
<p>Di artikel ini, kita akan bahas cara paling mudah untuk menggunakan Tailwind di HTML biasa tanpa mengganggu kode yang sudah ada. Yuk mulai!</p>
<ol>
<li>Menambahan CDN untuk Tailwind</li>
</ol>
<pre><code class="lang-xml"><span class="hljs-tag">&lt;<span class="hljs-name">script</span> <span class="hljs-attr">src</span>=<span class="hljs-string">"https://cdn.tailwindcss.com"</span>&gt;</span><span class="hljs-tag">&lt;/<span class="hljs-name">script</span>&gt;</span>
</code></pre>
<ol start="2">
<li>Menambahan Tailwind config</li>
</ol>
<pre><code class="lang-xml"><span class="hljs-tag">&lt;<span class="hljs-name">script</span>&gt;</span><span class="javascript">
  tailwind.config = {
    <span class="hljs-attr">prefix</span>: <span class="hljs-string">'tw-'</span>,    <span class="hljs-comment">// prefix untuk Tailwindmu</span>
  }
</span><span class="hljs-tag">&lt;/<span class="hljs-name">script</span>&gt;</span>
</code></pre>
<ol start="3">
<li>Penggunaan dalam class</li>
</ol>
<pre><code class="lang-xml"><span class="hljs-tag">&lt;<span class="hljs-name">div</span> <span class="hljs-attr">class</span>=<span class="hljs-string">"tw-bg-blue-500 tw-text-white tw-p-4 tw-rounded-lg"</span>&gt;</span>
  Hello Tailwind World!
<span class="hljs-tag">&lt;/<span class="hljs-name">div</span>&gt;</span>
</code></pre>
<p>Menggabungkan Tailwind CSS ke dalam proyek HTML lama ternyata tidak serumit yang dibayangkan. Dengan bantuan prefix, kamu bisa menikmati kenyamanan utility class Tailwind tanpa khawatir merusak style yang sudah ada. Jadi, kamu tetap bisa mempertahankan kode lama sambil perlahan meningkatkan tampilan dan struktur dengan cara yang lebih modern.</p>
<p>Semoga panduan ini membantu kamu memulai transisi tersebut dengan lebih mudah.<br />Kalau kamu punya pertanyaan atau ingin topik lanjutan seperti komponen UI dasar dengan Tailwind, feel free untuk mampir lagi. Selamat ngoding dan terus bereksperimen!</p>
]]></content:encoded></item></channel></rss>